Tugas 2 KMO batch 07.
CELOTEH DALAM SETOPLES CANDY POP
Kisah inspiratif untuk remaja putri
I. DUNIA NANO NANO
~ Asemnya kegilaan
~ Manisnya cinta dan persahabatan
~ Asinnya drama keluarga
~ Pahitnya kegagalan,pengkhianatan dan luka
II. Warna warni Lolypop
~ Abu-abu masa penuh rindu
~Birunya saat tak berdaya
~Merajut mimpi di senja jingga
~ Melukis masa depan keemasan.
III. Setengah topls bercerita
~ kisah sebungkus permen
~ pelangi setelah badai
~ Layakkah menangisimu
~ Bunda, dengarkan saja aku sejenak!
IV. Ketika permen telah habis
~Gulali warna warni
~ menyusun tumpukan permenmu sendiri
~Toplesnya telah kosong.
V. Hidup seperti permen atau permen seperti hidup
Jumat, 02 September 2016
Kamis, 25 Agustus 2016
Menuliskan dunia dengan hati
Menuliskan dunia dengan hati.
Menulis, tentu tidak perlu dijelaskan makna kata menulis, semua orang pasti paham. Tapi menulis punya arti tersendiri bagi saya. Menulis adalah bagian dari hidup yang tidak bisa terlepas.
Menulis adalah terapi hati, ketika masalah datang bertubi-tubi, dan saya merasa sendiri, saat itulah saya menulis, menumpahkan segala emosi dan pikiran negatif di kepala. Kenapa saya menulis, atau kenapa kalau menulis? Setiap orang punya cara dan prespektif tersendiri dalam menyampaikan emosi dan personalnya.
Menulis itu sebuah kenikmatan, eksotisme otak dan hati yang sedang bergandengan mesra. Merangkai barisan kata menjadi sarat makna. Melihat sosok imajiner dalam wujud nyata di dalam sebuah cerita adalah kepuasan tersendiri.
Saya tidak bermimpi muluk tentang kepenulisan. Saya hanya ingin menulis, membiasakan diri untuk tetap menulis, kalaupun tulisan saya dihargai dan mendapat kan apresiasi iru adalah bonus.
Baiklah mungkin akan munafik jika saya bilang tidak berharap bisa berpenghasilan dari kepenulisan, tetapi saya merasa yang perlu saya lakukan saat ini adalah terus mengasah skil menulis saya, karena apapun bidang nya, jika kita sudah mumpuni maka tanpa harus gembar gembor dimana-mana maka orang yang akan mencari jasa kita.
Karenanya saya memaksa diri saya sendiri untuk terus menulis. Melihat dari banyaak sudut pandang, membaca lebih banyak. Mendengar lebih banyak. Agar tulisan saya mempunyai isi dan ruh.
Dan terjun ke dunia bisnis online semakin mendekatkan saya pada dunia menulis. Kini menulis bukan lagi keisengan semata. Saya harus menulis karena olshop bergantung sepenuhnya kepada tulisan saya. Mulai dari iklan di media sosial, sampai komunikasi pribadi dengan para customer agen dan reseller juga para supplier. Semua menggunakan tulisan sebagai medianya.
Mau tidak mau saya harus upgrade ilmu, mengasah skill. Seumpama pisau yang akan menumpul jika tak pernah diasah. Saya ingkn menjadi pisau yang sudah terasah. Hingga dapat menuliskan sesuatu yang mampu menyayat pemikiran setiap pembaca nya. Hingga mereka mengangguk-angguk dan membaca hingga tuntas.
Tentu tidak mudah prosesnya, akan butuh waktu tenaga dan pikiran yang harus dikorbankan, terutama bagi full time mom seperti saya. Harus pandai menyesuaikan waktu.
Tetapi saya yakin tidak ada yang sia-sia di dunia ini. Apapun itu saya tetap akan menulis , meski yg saya miliki hari ini hanya sebuah alat dalam genggaman saya tetap menulis, bahkan jika hanya kertas dan pensil yang saya punyapun, saya akan tetap menulis.
Hahaha membosankan bukan. Itulah kenapa saya perlu mentor untuk menulis. Sebenarnya saya lebih menyukai sastra. Puisi, novel dan cerpen. Karenanya saya lebih banyak menulis fiksi. Tetapi sejak lama saya ingin sekali menulis sebuah buku tentang remaja. Dunia remaja yang abu-abu terkadang begitu sulit dijabarkan.
Ketika saya remaja, saya membaca banyak buku, mencoba mencari sudut pandang baru dalam masalah yang saya hadapi. Tetapi lebih banyak buku yang saya baca penulisnya mengamati dari sudut pandang orang tua. Yang akhirnya bukannya menjadi sebuah pemahaman bagi saya yg remaja kala itu, justru menjadi judgement book. Ya buku pengadilan.
Karenanya jika ada kesempatan saya menulis, ingin sekali menulis tentang dunia remaja, buku yang akan menjadi sahabat bagi mereka, buku yang akan membantu mengungkapkan apa yg ada dikepala mereka. Dunia galau mereka dunia abu-abu mereka dari sudut pandang. Mungkin juga bisa menjadi sebuah buku yang bisa mendampingi para oranv tua memahami isi kepala anak-anaknya.
Hemm, menulis memang adalah dunia yang nikmat penuh eksotisme, tak terasa jemari ini telah menari-nari menuliskan kisah diri dan mimpi-mimpi. Menulis adalah kebutuhan saya. Menulis adalah dunia saya, mau fiksi atau non fiksi saya tidak terlalu perduli. Bagi saya papun itu walau hanya sebaris iklan di medsos tetaplah namanya menulis.
Dan hal yang paling melenakan adalah ketika kita bisa menuliskan tentang isi kepala kita, mimpi-mimpi kita, bahkan mungkin luka kita? Jiwa kita yang meronta mencari cara untuk mengumbar emosinya. Menulis adalah jawabannya.
Menulis dari hati, menulis dengan jiwa. Agar sebuah tulisan punya makna dan nyawa yang langsung menggetarkan hati, dan membuat para pembacanya larut dan berkata "ini gue banget", menulis dengan rasa yang akan mengajak para pembacanya merasakan getaram hati dari sang penulisnya.
Menulis adalah skill dasar yang wajib dimiliki oleh semua orang, ketika anak-anak hal pertama yang diajarkan di sekolah adalah tentang membaca dan menulis. Tetapi pada kenyatannya banyak orang yang membuat batasan dirinya dengan berkata. "Aku gak bakat nulis" dan saya pernah termasuk dalam golonga orang-orang itu.
Tetapi semakin sering saya menulis semakin saya sadar bahwa menulis bukan bakat, menulis adalah skill yang bisa diperoleh melalui proses latihan dan konsistensi.
Dan artikel panjang ini adalah tugas menulis pertama dari sebuah grup menilis yanv baru saja saya ikuti. Grup yang akan melecut semangat para membernya utuk tetap menulis. Grup yang akan membantu kami para membernya menjadi penulis-penulis hebat masa depan. Grup yang akan membimbing kami untuk meraih mimpi menjadi penulis.
Saya, Ninuk sumar. Seorang perempuan dan ibu dari dua malaikat kecil saya, istri dari seorang suami , yang memiliki impian besar untuk bisa mandiri secara finansial. Dan berkarya tapi tanpa harus meninggalkan rumahnya. Tinggal di kota pahlawan Surabaya, dan lulusan SMK negeri 1 surabaya angkatan 2003. Belum pernah menerbitkan atau mempublikasikan tulisan di manapun tetapi tetap bersemangat untuk menulis.
Surabaya, 26 Agustus 2016.
Ninuk sumar
Menulis, tentu tidak perlu dijelaskan makna kata menulis, semua orang pasti paham. Tapi menulis punya arti tersendiri bagi saya. Menulis adalah bagian dari hidup yang tidak bisa terlepas.
Menulis adalah terapi hati, ketika masalah datang bertubi-tubi, dan saya merasa sendiri, saat itulah saya menulis, menumpahkan segala emosi dan pikiran negatif di kepala. Kenapa saya menulis, atau kenapa kalau menulis? Setiap orang punya cara dan prespektif tersendiri dalam menyampaikan emosi dan personalnya.
Menulis itu sebuah kenikmatan, eksotisme otak dan hati yang sedang bergandengan mesra. Merangkai barisan kata menjadi sarat makna. Melihat sosok imajiner dalam wujud nyata di dalam sebuah cerita adalah kepuasan tersendiri.
Saya tidak bermimpi muluk tentang kepenulisan. Saya hanya ingin menulis, membiasakan diri untuk tetap menulis, kalaupun tulisan saya dihargai dan mendapat kan apresiasi iru adalah bonus.
Baiklah mungkin akan munafik jika saya bilang tidak berharap bisa berpenghasilan dari kepenulisan, tetapi saya merasa yang perlu saya lakukan saat ini adalah terus mengasah skil menulis saya, karena apapun bidang nya, jika kita sudah mumpuni maka tanpa harus gembar gembor dimana-mana maka orang yang akan mencari jasa kita.
Karenanya saya memaksa diri saya sendiri untuk terus menulis. Melihat dari banyaak sudut pandang, membaca lebih banyak. Mendengar lebih banyak. Agar tulisan saya mempunyai isi dan ruh.
Dan terjun ke dunia bisnis online semakin mendekatkan saya pada dunia menulis. Kini menulis bukan lagi keisengan semata. Saya harus menulis karena olshop bergantung sepenuhnya kepada tulisan saya. Mulai dari iklan di media sosial, sampai komunikasi pribadi dengan para customer agen dan reseller juga para supplier. Semua menggunakan tulisan sebagai medianya.
Mau tidak mau saya harus upgrade ilmu, mengasah skill. Seumpama pisau yang akan menumpul jika tak pernah diasah. Saya ingkn menjadi pisau yang sudah terasah. Hingga dapat menuliskan sesuatu yang mampu menyayat pemikiran setiap pembaca nya. Hingga mereka mengangguk-angguk dan membaca hingga tuntas.
Tentu tidak mudah prosesnya, akan butuh waktu tenaga dan pikiran yang harus dikorbankan, terutama bagi full time mom seperti saya. Harus pandai menyesuaikan waktu.
Tetapi saya yakin tidak ada yang sia-sia di dunia ini. Apapun itu saya tetap akan menulis , meski yg saya miliki hari ini hanya sebuah alat dalam genggaman saya tetap menulis, bahkan jika hanya kertas dan pensil yang saya punyapun, saya akan tetap menulis.
Hahaha membosankan bukan. Itulah kenapa saya perlu mentor untuk menulis. Sebenarnya saya lebih menyukai sastra. Puisi, novel dan cerpen. Karenanya saya lebih banyak menulis fiksi. Tetapi sejak lama saya ingin sekali menulis sebuah buku tentang remaja. Dunia remaja yang abu-abu terkadang begitu sulit dijabarkan.
Ketika saya remaja, saya membaca banyak buku, mencoba mencari sudut pandang baru dalam masalah yang saya hadapi. Tetapi lebih banyak buku yang saya baca penulisnya mengamati dari sudut pandang orang tua. Yang akhirnya bukannya menjadi sebuah pemahaman bagi saya yg remaja kala itu, justru menjadi judgement book. Ya buku pengadilan.
Karenanya jika ada kesempatan saya menulis, ingin sekali menulis tentang dunia remaja, buku yang akan menjadi sahabat bagi mereka, buku yang akan membantu mengungkapkan apa yg ada dikepala mereka. Dunia galau mereka dunia abu-abu mereka dari sudut pandang. Mungkin juga bisa menjadi sebuah buku yang bisa mendampingi para oranv tua memahami isi kepala anak-anaknya.
Hemm, menulis memang adalah dunia yang nikmat penuh eksotisme, tak terasa jemari ini telah menari-nari menuliskan kisah diri dan mimpi-mimpi. Menulis adalah kebutuhan saya. Menulis adalah dunia saya, mau fiksi atau non fiksi saya tidak terlalu perduli. Bagi saya papun itu walau hanya sebaris iklan di medsos tetaplah namanya menulis.
Dan hal yang paling melenakan adalah ketika kita bisa menuliskan tentang isi kepala kita, mimpi-mimpi kita, bahkan mungkin luka kita? Jiwa kita yang meronta mencari cara untuk mengumbar emosinya. Menulis adalah jawabannya.
Menulis dari hati, menulis dengan jiwa. Agar sebuah tulisan punya makna dan nyawa yang langsung menggetarkan hati, dan membuat para pembacanya larut dan berkata "ini gue banget", menulis dengan rasa yang akan mengajak para pembacanya merasakan getaram hati dari sang penulisnya.
Menulis adalah skill dasar yang wajib dimiliki oleh semua orang, ketika anak-anak hal pertama yang diajarkan di sekolah adalah tentang membaca dan menulis. Tetapi pada kenyatannya banyak orang yang membuat batasan dirinya dengan berkata. "Aku gak bakat nulis" dan saya pernah termasuk dalam golonga orang-orang itu.
Tetapi semakin sering saya menulis semakin saya sadar bahwa menulis bukan bakat, menulis adalah skill yang bisa diperoleh melalui proses latihan dan konsistensi.
Dan artikel panjang ini adalah tugas menulis pertama dari sebuah grup menilis yanv baru saja saya ikuti. Grup yang akan melecut semangat para membernya utuk tetap menulis. Grup yang akan membantu kami para membernya menjadi penulis-penulis hebat masa depan. Grup yang akan membimbing kami untuk meraih mimpi menjadi penulis.
Saya, Ninuk sumar. Seorang perempuan dan ibu dari dua malaikat kecil saya, istri dari seorang suami , yang memiliki impian besar untuk bisa mandiri secara finansial. Dan berkarya tapi tanpa harus meninggalkan rumahnya. Tinggal di kota pahlawan Surabaya, dan lulusan SMK negeri 1 surabaya angkatan 2003. Belum pernah menerbitkan atau mempublikasikan tulisan di manapun tetapi tetap bersemangat untuk menulis.
Surabaya, 26 Agustus 2016.
Ninuk sumar
Selasa, 02 Agustus 2016
ASI EKSLUSIF DAN ALERGI, HUBUNGANNYA APA?
ASI dan Alergi anak, hubungannya apa?
Asi adalah makanan pertama Bayi. Sumber nutrisi yang mengandung vitamin dan mineral serta colostrum yang tidak didapat kan dari susu Formula. Termasuk Anti Alergi. Bayi dari ibu yang yang tidak Alergi 15% beresiko Alergi. Sedangkan dari Ibu pembawa Alergi resiko meningkat menjadi 60%. Anak dari ayah dan Ibu pembawa riwayat Alergi 99% akan mengalami Alergi. (Berdasarkan poster yang saya baca dari Poli Alergi Anak RSUD DR. Soetomo soerabaya).
Cerita ini adalah pengalaman pribadi saya. 3 kali melahirkan dengan 3 kali cerita tentang Asi yang sangat berbeda.
Birth 1.
Menjadi ibu adalah sebuah mukjizat yang diberikan Tuhan secara langsung kepadaku, sebagai seorang wanita menjadi seorang ibu adalah sebuah kebanggaan tersendiri. Ketika bisa mempersembahkan buah cinta dari sang pujaan hati. Tentu sebuah masa yang penuh debaran tetapi membahagiakan. Kehamilan pertama itu berjalan biasa saja. Ketika hasil USG menyatakan bayinya laki-laki, saya dan suami begitu antusias. Tetapi kami hanya manusia, Tuhan berkehendak lain. Jabang bayi yang telah kami persiapkan sebuah nama nan gagah Akbar Rahmat Pradana itu diambil kembali 26 jam setelah di lahirkan.
Bisa apa kami, kami pulang dari rumah sakit bersama jasadnya. Hari pertama terlewati dengan biasa saja. Memasuki hari kedua saya merasakan nyeri hebat. Disamping luka jahitan yang terasa nyeri semalaman saya menangis menahan rasa sakit yaang begitu hebat. Ya payudaraku penuh. Sakit yang mendera menjalar ke seluruh tubuh. Saya demam tinggi. Suami yang masih awam mencari bantuan. Memanggil tetangga dan meminta datang. Tetangga bilang payudar saya penuh. Diperas saja. Karena sudah tidak tahan dngan nyerinya sayapun menurut saja. Saya memerah ASI pertama dalam hidup. Dengan linangan airmata yang tak kunjung berhenti, bukan hanya karena rasa sakit dan nyeri. Tetapi pilu menyaksikan ASI yang harus dibuang. Seharusnya ASI ini menjadi makanan pertama anak saya. Menjadi nutrisi yang mengiringi 1000hari pertama kehidupannya.
Selama seminggu saya terus memompa ASI dan membuangnya dengan ribuan rasa bersalah. Sampai akhirnya saya menyerah. Tak sanggup merasakan pilu ketika memerah. Saya biarkan ASI ini berhenti dengan sendirinya.
Birth 2
Dua tahun kemudian Tuhan mengijinkan saya melahirkan kembali. Kali ini seorang bidadari cantik di titipkan pada kami. Kebahagiaan saya membuncah. Saya yang awam dan tidak paham tentang cara merawat bayi kebingungan. Sejak dari rumah sakit Bayi saya telah diberi susu Formula. Keterbatasan ilmu membuat saya kebingungan saat ASI belum keluar. Semua menyarankan untuk membantu dengan susu formula. Saya yang gak ngeh dengan dunia perASIan nurut saja. Yang penting bayi saya minum susu dan tidur jadi aku bisa tidur. Mungkin pemikiran yang aneh. Atau saya yang belum siap jadi ibu.
Sebelum 40 hari saya sambi sufor dan ASI.Tepat 40 hari saya dipanggil bos tempat saya bekerja. Saya diminta untuk segera masuk kembali karena saya mengambil cuti 1 minggu sebelum melahirkan. Dan bodohnya saya menurut saja. Jadilah saya pergi bekerja. Si cantik yang kami panggil Bunga kami titipkan kepada salah satu kakak ipar. Tak tega rasanya meninggalkan buah hati yang masih sekecil itu kembali bekerja. Dari jam 8 pagi sampai jam 8 malam. Saya ingat bagaimana saya menangis, tak berani melawan keadaan itu. Sesuatu yang akan saya sesali seumur hidup.
Hari kedua saya diberi kabar. Oleh pengasuhnya Bunga sudah diberi MPASI. Dan lagi-lagi karena kebodohan saya saya hanya tersenyum mendengar Bunga lahap memakan Pisang yang di kerok. Kebodohan yang juga saya sesali hari ini.
Kenapa saya sesali karena tepat 2 minggu saya masuk kerja kembali. Bunga batuk pilek. Dibawalah ke dokter, dokter memberikan resep obat. Good. Bapilnya membaik. Tetapi hanya bertahan 2 minggu. Bunga kembalu Batuk Pilek dan kali ini dengan nafas yang tersengal-sengal. Mendapat telephon saya buru-buru pulang. Kami bawa kembali ke dokter. Dan saya ingat Bunga baru 2 bulan ketika dokter itu meminta Bunga untuk Nebulizer karena lendir di saluran nafasnya terlalu banyak dan tidak bisa keluar menyumbat pernafasannya. Sedih, kesal. Dokter menyarankan untuk memberikan sufor Soya dan menghentikan pemberian pisang.Ok saya turuti. Yang saya lupa. Di saat Bunga usia 40 hari itu sang pengasuh meminta saya menyapih karena Bunga mengalami sariawan, berupa bercak putih di mulutnya. Dan saat itu saya menurut. Karena kebodohn saya, percaya begitu saja bahwa penyebabnya karena saya makan minum yang panas. Yang mempengaruhi ASI saya sehingga mulut Bunga sariawan. Padahal dokter sudah menjelaskan bahwa itu adalah jamur.
Berkali-kali bunga Bapil dan harus di nebule. Berbagai merek Sufor sudah di coba. Dokter yang menjadi langganan menceritakan. Kemungkinan Bunga ada riwayat alergi. Dia meminta saya memeriksakan Bunga ke spesialis anak. Beberapa kali ganti dokter umum semua menyatakan Bunga itu alergi.
Saya memutuskan resign. Setelah 2 kali bunga opname karena sesak nafas disertai diare berat. Dan tekanan demi tekanan datang. Saya pun semakin Aware. Bertemu banyak dokter membuat saya jadi sangat kritis. Saya cari tahu apa saja penyebab Alergi. Dan bagaimana menanggulanginya. Tetapi semua jawaban hampir sama. Saya belum menemukan dokter yang bisa menjelaskan secara spesifik.
Di usianya yang ke tiga tahun Bunga hanya 10 kg saja beratnya. Kecil dan kurus kering. Sedih melihat dia tidak seperti anak lain yang ceria. Semakin drop ketika suatu hari dibulan November 2014 lagi lagi Bunga harus opname. Kali ini bikan karena asmanya tetapi karena suatu penyakit langka. Hemolitic Anemia. Suatu keadaan dimana sel darah merah rusak sebelum waktunya dan menyebabkan HB nya drop dengan nilai 4. Observasi dan interview dokter menyimpulkan. Hemolitic anemia Bunga karena Auto imun. Riwayat medis meunjukkan dokter yang lama selalu meresepkan anti biotik dan dosisnya terus bertambah. Tubuhnya menciptakan antibodi yang berbalik mmenyerang dirinya sendiri. Ahh. Sedihnya saya. Selanjutnya hari hari saya dilalui dengan perjalan mondar mandir ke Rumah sakit.
Kembali saya di Interview, pertanyaan dari data mendasar tentang berat lahir, sampai riwayat alergi dalam keluarga. Saya tidak punya alergi tetapi data menunjukkan 15% anak alergi terlahir bukan dari ibu yang alergi.
Pengetahuan baru dari saya. Saya telaah dan saya ingat ingat bahwa keluarga saya lah pembawa gen alergi. Ketika tiba pertanyaan apakah Bunga mendapat ASI eksklusif dan jawaban saya tidak, dokter berkata. "Padahal kalau Bunga ASI eksklusif bisa dikurangi resiko alerginya."
Pernyataan dokter itu menampar-nampar saya. Rasa bersalah kembali menggelayut. Saya tidak bisa mengulang waktu kembali. Yang bisa saya tebus adalah saya harus membayar lunas untuk kesembuhan. Berapa kalipun saya akan tetap rela bolak balik ke Rumah sakit untuk Bunga terapi.
Birth 3
Di usia 4 tahun Bunga, saya melahirkan sang Adik. Jagoan kecil bernama Bima. Tekad saya sudah bulat. Saya harus resign. Biarlah saya hidup seadanya. Masa kecil mereka hanya datang sekali dan saya tidak ingin melewatkan itu. Tugas pertama saya adalah mengedukasi suami. Tentang pentingnya ASI untuk anak-anak yang berpotensi Alergi. Tak ingin kecolongan. Sepulang dari Rumah sakit saya melarang siapapun memberikan susu Formula dengan dot. Saya memang masih membantu dengan Sufor karena ASI saya belum keluar. Semua berkata kasihan Bimanya. Gak puas minumnya perutnya lapar. Dan saya tidak perduli. Saya tetap Bandel melarang Bima minum sufor dari dot. Alhamdulillah usaha saya tidak sia-sia, dihari ketiga ASI saya berlimpah. Bima pun minum dengan lahap, sembari saya bisikkan di telinganya "sehat terus ya nak".
Bertahan sampai Usia 4 bulan Bima ASI eksklusif. Dengan saran dari dokter yang mengawasi Bima diijinkan MP ASI dini karena dia sudah minta makan, setiap sendok di dekatkan dia langsung membuka mulut. Berbeda dengan Bunga yang trauma makan karena MP ASI dini yang dipaksakan.
Setiap anak memang punya cerita tersendiri, tetapi satu hal yang sama mereka membutuhkan ASI, tugas kita sebagai ibu lah untuk mengusahakannya. ASI adalah makanan pokok para bayi, sayangnya di Indonesia terlalu banyak mitos tentang Kehamilan dan Menyusui yang ternyata menyesatkan dan merugikan anak anak. ASI adalah hak setiap anak. Bukan berarti menyudutkan yang tidak bisa menysui karena satu atau dua hal.
Mari kita rubah paradigma di masyarakat agar mencari ilmu dan wawasan yang lebih banyak agar tidak terjebak dalam mitos menyesatkan yang pada akhirnya merugikan anak anak kita sendiri.
Mari kita yakinkan perempuan di sekitar kita bahwa ASI adalah yang terbaik, melebihi Susu Formula paling mahal sekalipun. Bersama sama kita dukung para ibu-ibu muda untuk bersedia tetap menyusui bayinya. Mencari solusi setiap kendala dalam menysusui. Pun para ayah muda tentu berperan besar terhadap keberlangsungan seorang ibu menyusui anaknya. Dukungan dan full support dari suami tentu menjadi motivasi tersendiri bagi para ibu.
Dalam moment Pekan ASI Dunia kita sebarkan semangat positive keseluruh perempuan Indonesia untuk menyusui dan memberikan ASI ekssklusif pada buah hatinya, karena anak-anak lah penerus kita. Kelak merekalah yang menjadibpemimpin -pemimpin bangsa.
Anak Indonesia sehat dan kuat serta tangguh, dimulai dari pemberian ASI eksklusif 0-6 bulan.
Surabaya 2 Agustus 2016
Ninuk Sumar.
Http://duniabiza.com/category/moms/
Kamis, 23 Juni 2016
Solusi menghilangkan jerawat dan jamur kulit dengan lengkuas
SOLUSI MENGHILANGKAN JERAWAT DAN JAMUR KULIT DENGAN LENGKUAS
Jerawat dan jamur adalah masalah kulit yang sering dialami oleh banyak orang, baik pria ataupun wanita. Banyak faktor yang bisa memicu timbulnya jerawat dan jamur.Salah satunya adalah stress dan polusi, serta pola hidup yang kurang sehat.
Tapi tahukah anda jerawat dan jamir kulit bisa dihilangkan dengan cara yang alami dan murah meriah, dengan lengkuas.
Jerawat dan jamur adalah masalah kulit yang sering dialami oleh banyak orang, baik pria ataupun wanita. Banyak faktor yang bisa memicu timbulnya jerawat dan jamur.Salah satunya adalah stress dan polusi, serta pola hidup yang kurang sehat.
Tapi tahukah anda jerawat dan jamir kulit bisa dihilangkan dengan cara yang alami dan murah meriah, dengan lengkuas.
Lengkuas yang biasa ada di dapur kita dan dipakai sebagai bumbu untuk memasak. Terutama masakan khas Indonesi. Ternyata bisa digunakan sebagai penghilang jerawat dan perwatan jamur kulit seperti kadas kurap dan panu.
Kandungan dalam lengkuas ternyata sangat beragam . Beberapa diantaranya vit A dan C, Flavonoid, serta kandungan anti oksidan dan anti inflamasi yang dapat mengurangi resiko peradangan tertentu.
Caranya mudah saja:
Untuk menghilangkan jerawat Ambil lengkuas secukupnya lalu digiling atau parut. Lalu tambahkan air sedikit aplikasikan pada wajah yang berjerawat 2 sampai 3 kali sehari.
Sedangkan untuk perwatan jamur di kulit anda bisa menghaluskan lengkuas dengan beberapa lembar daun sirih . Aplikasikan pada bagian tubuh yang terinfeksi jamur.
Ribet? Atau gak sempat bikin?
Tenang sekarang sudah ada inovasi terbaru sabun handmade zoura natural varian lengkuas.
Dengan kandungan ekstrak lengkuas yang dibuat dari bahan alami sangat mudah dan praktis diaplikasikan sehari hari. Cukup busakan dan aplikasikan pada wajah diamkan beberapa menit lalu basuh dengan air hangat. Sabun ZOURA natural varian lengkuas juga bisa dipakai sebagai penggantti sabun mandi sehari hari.
Dapatkan wajah bersih, kulit sehat dan rasakan sensasi wangi bersih sehat sabun ZOURA natural.
Info lengkap kunjungi
Zouranatural.blogspot.com
Dikutip dari berbagai sumber.
Ninuk sumar
24 Juni 2016
Rabu, 22 Juni 2016
Rahasia wajah sehat alami
Rahasia wajah sehat alami
Hai ladies, punya masalah sama wajah? Atau malah kulit badan kamu? Ih saya juga lho ladies.
Kalau saya nih, kulitnya cenderung kering jadinya kulit wajah saya sering berjerawat. Yang nyebelin binggo jerawat nya tuh gak mau nongol satu-satu, kalau nongol sukanya berjamaah. Iyuuhhh banget kan?
Udah coba di rawat? Sudah ladies. Tapi suka takut sama produk yang bentuknya krim abal-abal (oh NO) . Ladies juga kan? Tapi semua kegalauan saya hilang sudah. Usir cantik si jerawat (ala princess syahrini) dengan si putih mungil.
Eh apaan tuh si mungil. Ini lho si mungil
Hai ladies, punya masalah sama wajah? Atau malah kulit badan kamu? Ih saya juga lho ladies.
Kalau saya nih, kulitnya cenderung kering jadinya kulit wajah saya sering berjerawat. Yang nyebelin binggo jerawat nya tuh gak mau nongol satu-satu, kalau nongol sukanya berjamaah. Iyuuhhh banget kan?
Udah coba di rawat? Sudah ladies. Tapi suka takut sama produk yang bentuknya krim abal-abal (oh NO) . Ladies juga kan? Tapi semua kegalauan saya hilang sudah. Usir cantik si jerawat (ala princess syahrini) dengan si putih mungil.
Eh apaan tuh si mungil. Ini lho si mungil
Si mungil sabun handmade zoura natural
Waktu pertama kali nyoba, wajah langsung terasa bersih. Bentuknya yang bulat kecil pas di tangan. Kadang saya kalau sabun muka yang bentuknya bar suka di potong kecil kecil. (Tutup muka)
Saya pakai yang varian colostrum. Wanginya itu natural banget, bikin relax kalau sudah cuci muka. Setiap habis pake muka jadi llebih kenyal, ga ada lagi ceritanya habis cuci muka jadi kaku, atau kering. Kenyal dan lembut.
Oh ya, zoura natural handmade soap itu banyak banget variannya, tinggal di sesuaikan dengan kebutuhan para ladies. Kok bisa sih sabun doang kayak gitu? Nah pertanyaan itu juga sempat kepikiran, setelah saya kepolagi ternyata ZOURA natural itu dibuat dari bahan alami, catet. No Detergent, No Alcohol, No paraben. Jadi di jamin Aman dong!
Sang Owner punya komitment dengan lingkungan karena kemasan sabun ZOURA juga dibuat degradable. Artinya bisa terurai sendiri karena proses alam.
Nah Ladies yang masih galau karena masalah wajah boleh dong sabun zoura natural dijadikan pilihan dalam dompet make up. Jangan khawatir harga yang di bandrol untuk setiap variannya berbeda, tentu saja disesuaikan dengan bahan baku yang alami dan pilhan. Dan sesuai dengan hasil yang diidamkan rasanya nikmat tiada tara.
Wassalam
By Ninuk sumar
23 juni 2016
Tips dan trick menggambar design busana
Tips dan trik menggambar desain busana
Perempuan dan fashion, dua hal yang sangat sulit dijauhkan.Tetapi dunia fashion yang sedang berkembaang pesat saat ini memunculkan banyak potensi-potensi baru dalam haal design. Dan faktanya banyak produsen yang ternyata mendelegasikaan urusan design pada para designer.
Haal itu membuat banyak produk yang beredar di masyarakat ini. Hanya copy paste dari satu produk. Dengan sedikit modifikasi di sana sini. Akhirnya pasar mengalami kejenuhan.
Kalau sudah begitu, untuk tampil beda dan stylish yang beneran Out Of The Box. Anda harus berani mendesain sendiri busana yang alan and kenakan.
Gak bisa gambar? Tenang. Disini kita kupas tuntas Tips dan Trik Cara Mudaah Mendesain Baju.
1. Tentukan genre.
Genre disini adalah jenis pakaian yang anda desain. Misalkan busana muslim atau kebaya, atau baju kerja.
2. Kain dan bahan.
Ada beberapa orang lebih senang mendesain busana, setelah melihat dan menyentuh kain secara langsung.
Ada juga beberapa orang yang lebih suka menggmbarkannya dalam bentuk sketsa baru kemudian mencari bahan yang sesuai untuk desainnya.
Jika anda sudah memiliki kain anda harus perhatikan sifat dari kain tersebut sebelum menggambar.Apakah kain tersebut kaku atau lembut, karena akan mempengaruhi proses desain pada akhirnya. Kali ini kita akan menggambarkan desainnya terlebih dahulu
3. Siapkan alat
* disini kit memakai kertas HVS polos.
* pensil, boleh pensil 2B tetapi boleh juga pensil isi ulang yang isinya kecil-kecil.
*Penghapus tentu saja. Dan Drawing pen 2.0 mm tetapi bila tidak ada boleh memakai spidol hitam.
*pensil warna atau spidol warna warni.
4. Step selanjutnya kita buat garis lurus memanjang. Vertikal diatas kertas kosong. Lalu kita bagi dalam beberapa bagian garis panjang tersebut.
Buatlah bagian kepala, pundak, bagian dada , panggul dan kaki pada pola garis lurus terlebih dahulu sebelum di sambungkan dengan menggunakan pensil, secara samar.
Setelah bagian kepala, pundak, tangan, panggul dan dada serta kaki telah terbentuk sempurna barulah kita tebalkan sedikit, tidak perlu khawatir bila ada garis yang tidak sesuai, anda bisa menghapus dan mengulangnya.
5. Berikutnya anda bisa memulai membuat desain busana, kalau saya terbiasa memulai dari bagian leher, namun banyak yang memulai dari bagian dada semua disesuaikan dengan selera anda.
6.setelah bagian atas selesai boleh dilanjutkan dengan bagian bawah. Masih mnggunakan pensil. Dan bila ada yang dirasa kurang pas bisa dihapus dan ditambahkan.
7. Mulai menebalkan gambar dengan menggunakan drawing pen, atau spidol hitam untuk bagian bagian tepi serta detail busana seperti kancing dan pola bordiran.
8. Setelah selesai menebali gambar, jangan lupa menghapus sisa pensil agar gambar menjadi rapi sebelum mewarna
9. Warnai sesuai dengan imajinasi dan selera anda. Sembari membayngkan kain yang akan anda proses menjadi busana seperti apa.
10. Gambar sudah selesai diwarnai, dan di rapikan. Anda tinggal menyesuaikan ke penjahit antara desain anda dan bahan yang akan di prosuksi. Karena proses selanjutnya sebaiknya diserahkan kepada penjahit seperti membuat pola atau memotong kain, kecuali anda sudah mahir.
Nah mudah bukan, namun sama seperti hal lain, proses menggambar membutuhkan latihan dan praktk secara kontinyu, konsistensi dan kemauan untuk belajar latihan setiap hari tentu akan sangat membantu proses menggambar desain. Selamat mencoba.
Ninuk sumar
9 juni 2016
Perempuan dan fashion, dua hal yang sangat sulit dijauhkan.Tetapi dunia fashion yang sedang berkembaang pesat saat ini memunculkan banyak potensi-potensi baru dalam haal design. Dan faktanya banyak produsen yang ternyata mendelegasikaan urusan design pada para designer.
Haal itu membuat banyak produk yang beredar di masyarakat ini. Hanya copy paste dari satu produk. Dengan sedikit modifikasi di sana sini. Akhirnya pasar mengalami kejenuhan.
Kalau sudah begitu, untuk tampil beda dan stylish yang beneran Out Of The Box. Anda harus berani mendesain sendiri busana yang alan and kenakan.
Gak bisa gambar? Tenang. Disini kita kupas tuntas Tips dan Trik Cara Mudaah Mendesain Baju.
1. Tentukan genre.
Genre disini adalah jenis pakaian yang anda desain. Misalkan busana muslim atau kebaya, atau baju kerja.
2. Kain dan bahan.
Ada beberapa orang lebih senang mendesain busana, setelah melihat dan menyentuh kain secara langsung.
Ada juga beberapa orang yang lebih suka menggmbarkannya dalam bentuk sketsa baru kemudian mencari bahan yang sesuai untuk desainnya.
Jika anda sudah memiliki kain anda harus perhatikan sifat dari kain tersebut sebelum menggambar.Apakah kain tersebut kaku atau lembut, karena akan mempengaruhi proses desain pada akhirnya. Kali ini kita akan menggambarkan desainnya terlebih dahulu
3. Siapkan alat
* disini kit memakai kertas HVS polos.
* pensil, boleh pensil 2B tetapi boleh juga pensil isi ulang yang isinya kecil-kecil.
*Penghapus tentu saja. Dan Drawing pen 2.0 mm tetapi bila tidak ada boleh memakai spidol hitam.
*pensil warna atau spidol warna warni.
4. Step selanjutnya kita buat garis lurus memanjang. Vertikal diatas kertas kosong. Lalu kita bagi dalam beberapa bagian garis panjang tersebut.
Buatlah bagian kepala, pundak, bagian dada , panggul dan kaki pada pola garis lurus terlebih dahulu sebelum di sambungkan dengan menggunakan pensil, secara samar.
Setelah bagian kepala, pundak, tangan, panggul dan dada serta kaki telah terbentuk sempurna barulah kita tebalkan sedikit, tidak perlu khawatir bila ada garis yang tidak sesuai, anda bisa menghapus dan mengulangnya.
5. Berikutnya anda bisa memulai membuat desain busana, kalau saya terbiasa memulai dari bagian leher, namun banyak yang memulai dari bagian dada semua disesuaikan dengan selera anda.
6.setelah bagian atas selesai boleh dilanjutkan dengan bagian bawah. Masih mnggunakan pensil. Dan bila ada yang dirasa kurang pas bisa dihapus dan ditambahkan.
7. Mulai menebalkan gambar dengan menggunakan drawing pen, atau spidol hitam untuk bagian bagian tepi serta detail busana seperti kancing dan pola bordiran.
8. Setelah selesai menebali gambar, jangan lupa menghapus sisa pensil agar gambar menjadi rapi sebelum mewarna
9. Warnai sesuai dengan imajinasi dan selera anda. Sembari membayngkan kain yang akan anda proses menjadi busana seperti apa.
10. Gambar sudah selesai diwarnai, dan di rapikan. Anda tinggal menyesuaikan ke penjahit antara desain anda dan bahan yang akan di prosuksi. Karena proses selanjutnya sebaiknya diserahkan kepada penjahit seperti membuat pola atau memotong kain, kecuali anda sudah mahir.
Nah mudah bukan, namun sama seperti hal lain, proses menggambar membutuhkan latihan dan praktk secara kontinyu, konsistensi dan kemauan untuk belajar latihan setiap hari tentu akan sangat membantu proses menggambar desain. Selamat mencoba.
Ninuk sumar
9 juni 2016
Langganan:
Postingan (Atom)




